Ada Peluang Durasi Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Joko Widodo Sampai 2027

 

JAKARTA - Perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo sampai dengan tahun 2027 sangat mungkin. Hal ini disebabkan karena berbagai masalah yang dihadapi secara global Internasional maupun Nasional. Sehingga kurang maksimal Presiden Joko Widodo dalam menjalankan Pemerintahan dan Pembangunan di Negara ini dan disamping itu Pembangunan harus berjalan terus sedangkan dunia menghadapi krisis ekonomi pasca gelombang Covid 19 yang mewabah di seluruh dunia. Sehingga perlu peninjauan ulang tentang masa jabatan Presiden yang akan berakhir ditahun 2024. Kenapa perlu di tinjau ulang ? . Karena berbagai dampak yang akan dihadapi oleh Negara ini sedangkan pasca covid 19 mewabah di Indonesia sangat berpengaruh kepada ekonomi negara, apabila tidak diperpanjang dan Pemilu 2024 dipaksakan untuk dilaksanakan maka dampaknya ialah secara rasional berimbas kepada roda perekonomian negara sebab negara harus menanggung biaya pemilu serentak yang sangat mahal dalam pesta demokrasi di tahun 2024. Maka sebaiknya perlu diberikan peluang agar durasi perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo sampai 2027.

Sangat masuk akal apabila Pemilu ditahun 2024 ditunda sampai tahun 2027 karena disamping pemulihan ekonomi, Presiden bisa lebih efektif dalam menjalankan pemerintahan karena sejak 2019 terjadinya kurang efektif bagi Pemerintah didalam menjalankan pemerintahan akibat dari Pemerintah lebih fokus dalam penanganan Covid 19 sehingga terabainya penanganan ekonomi negara. Dampaknya ialah berimbas kepada ekonomi rakyat.


Dengan terabainya penanganan dibidang ekonomi yang serius maka dapat berdampak juga kepada kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita harus akui bahwa Pesta demokrasi di tahun 2024 bisa menguras pundi pundi ekonomi negara sehingga alangkah bijaknya pesta demokrasi ditunda sampai dengan tahun 2027 agar negara bisa lebih stabil secara ekonomi dan keuangan negara tidak terkuras habis hanya dengan memaksakan diri mengadakan Pemilu ditahun 2024. Inilah hal yang perlu dipertimbangkan yaitu pemulihan ekonomi negara harus diutamakan lebih dahulu dari pada pesta demokrasi. Apa gunanya pesta demokrasi tetap dijalankan di tahun 2024 tetapi negara dan rakyat harus menanggung akibat yang lebih besar pasca Pemilu 2024 . Langkah langkah bijak dalam pengelolaan pemulihan ekonomi lebih penting dibandingkan pemaksaan kehendak untuk pelaksanaan Pesta demokrasi serentak 2024 yang menguras keuangan negara. Istilahnya Pemulihan ekonomi wajib dilaksanakan baru diadakan Pesta demokrasi serentak di tahun 2027. Sehingga tidak menjadi beban bagi Bangsa dan Pemerintah serta Seluruh rakyat Indonesia


Penulis :Advokat Herry f.f. Battileo, SH,.MH. ketua dpw MOI provinsi NTT, Pendiri dan pengawas LBH Surya NTT


2/Post a Comment/Comments

  1. Free High Odd Fixed Matches, Best Online Betting Sites 메리트카지노 메리트카지노 gioco digitale gioco digitale 9811Best pragmatic games 2021 | casino.guide

    BalasHapus
  2. Best Casino Site | LuckyClub.live
    Lucky Club.live. A huge online luckyclub.live casino site that can be used to host your favourite games. Play online slots, blackjack, roulette,

    BalasHapus

Posting Komentar